Senin, 30 Januari 2017

PEMANFAATAN TEKNOLOGI MASA KINI




Teknologi merupakan sarana yang menyediakan suatu barang atau alat yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Suatu hal muncul juga pasti diikuti dengan manfaat serta dampak positif dan juga negatifnya. Berkembangnya teknologi pun juga memiliki banyak manfaat yang sangat berguna bagi kehidupan manusia. Contoh teknologi yang saat ini sedang sangat diminati oleh banyak masyarakat didunia adalah Internet, Virtual Reality, Smart watch, Drone dan masih banyak lagi. Nah, pada kesempatan kali ini saya akan membahas pemanfaat beberapa teknologi yang pernah saya jelaskan di artikel blog sebelumnya dan juga yang pernah saya gunakan, seperti:


Internet

Internet merupakan sebuat penemuan teknologi yang sangat berguna di dunia saat ini. Dengan internet kita dapat menjelah seluruh dunia hanya dengan menatap monitor dan menggerakkan mouse. Kita pun juga diberikan kemudahan dalam mengakses internet, tidak hanya di computer ataupun laptop, kita juga dapat mengaksesnya pada gadget/smartphone kita. Saat ini juga terdapat wi-fi yang memudahkan kita lagi untuk mengakses internet. 


Manfaat yang dihasilkan dengan adanya internet tidaklah sedikit. Seperti contohnya dengan menggunakan internet dapat menambah wawasan kita dalam menimba ilmu, kita dapat mencari berbagai pengetahuan didalamnya, kemudian juga memudahkan kita dalam berbagai hal. Seperti misalkan dalam komunikasi, dalam menyampaikan informasi seperti dalam social media dan banyak lagi. Dapat menambah kemandirian  pada penggunanya, menjadi sarana dalam pembelajaran yang mana juga saat ini banyak juga pembelajaran yang diadakan jarak jauh. Sarana hiburan  juga merupakan manfaat dari internet, dimana kita dapat mendownload game yang kita inginkan, serta dapat menonton video atau yang lainnya yang dapat menghibur diri kita. Memudahkan pekerjaan  sudah pasti juga masuk kedalam manfaat dari internet serta banyak lagi manfaat lainnya.


Dampak positif yang didapat dari penggunaan internet yaitu memudahkan para pemakai, memberikan banyak pengetahuan. Disisi lain juga terdapat dampak negative seperti dapat membuat penggunanya menjadi malas, dapat terjadi penipuan, dan lain lainnya.


Virtual reality

Terdapat manfaat VR di berbagai bidang:

  1. Bidang Hiburan; awalnya VR ini dibuat untuk mendukung permainan agar terlihat lebih hidup dan lebih seru. Dimana kita dapat merasakan sensasi bermain yang lebih nyata. Begitu juga VR dapat digunakan dalam dunia hiburan seperti menonton film.
  2. Bidang Medis dan Kedokteran ; perangkat ini memudahkan dokter untuk mendeskripsikan anatomi tubuh manusia dengan sangat jelas.
  3. Bidang Militer ; perangkat ini membantu para tentara untuk melakukan simulasi perang.
  4. Bidang Transportasi ; dapat digunakan untuk simulasi pesawat komersial dan pesawat tempur.
  5. Bidang Teknik dan Otomotif ; dapat digunakan untuk mendesain mobil.
  6. Bidang Promosi ; dapat digunakan untuk promosi barang pajangan/display.


Dampak positif penggunaan VR sendiri yaitu; dapat menambah dan melatih imajinasi kita, sarana hiburan yang sangat menyenangkan, mudah dilakukan dan dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun.
Dampak negative dari penggunaan VR yaitu; dapat merusak mata karna jarak terlalu dekat , cahaya yang terlalu berlebihan, dan membuat kita jadi jarang berkedip. 


Drone

Drone adalah sebuah alat atau perangkat teknologi baru yang sangat berpengaruh di berbagai bidang. Contohnya seperti dalam bidang perfilman dimana perangkat ini digunakan untuk mengambil gambar dalam sudut-sudut yang sulit untuk dicapai. Dalam bidang fotografi juga sangat berguna untuk mengambil beberapa foto pemandangan dengan mudah. Perangkat ini juga berguna dalam bidang bantuan logistic, dalam konstruksi, dalam anti perburuan, dalam pengiriman pesanan.






Sumber:





Minggu, 13 November 2016

Budaya, Kreativitas dan Inovasi





Pengertian dan Fungsi Budaya Organisasi.
Budaya organisasi adalah sebuah sistem makna bersama yang dianut oleh para anggota yang membedakan suatu organisasi dari organisasi-organisasi lainnya.

Fungsi Budaya Organisasi
Fungsi budaya pada umumnya sukar dibedakan dengan fungsi budaya kelompok atau budaya organisasi, karena budaya merupakan gejala sosial. Menurut Ndraha (1997 : 21) ada beberapa fungsi budaya, yaitu :
1.       Sebagai Identitas dan Citra suatu Masyarakat
2.      Sebagai Pengikat suatu Masyarakat
3.      Sebagai Sumber
4.      Sebagai Kekuatan Penggerak
5.      Sebagai Kemampuan untuk Membentuk Nilai Tambah
6.      Sebagai Pola Perilaku
7.      Sebagai Warisan
8.     Sebagai Pengganti Formalisasi
9.      Sebagai Mekanisme Adaptasi terhadap Perubahan
10.  Sebagai proses yang menjadikan bangsa Kongruen dengan negara sehingga terbentuk Nation – State

Sedangkan menurut Robbins (1999:294) fungsi budaya didalam sebuah organisasi adalah :
1.       Budaya mempunyai suatu peran menetapkan tapal batas
2.      Budaya berarti identitas bagi suatu anggota organisasi
3.      Budaya mempermudah timbulnya komitmen
4.      Budaya meningkatkan kemantapan sistem social

Tipologi Budaya Organisasi.
Pengertian Tipologi merupakan suatu pengelompokan bahasa berdasarkan ciri khas tata kata dan tata kalimatnya (Mallinson dan Blake,1981:1-3).
Tipologi budaya organisasi bertujuan untuk menunjukkan aneka budaya organisasi yang mungkin ada di realitas, Tipologi budaya organisasi dapat diturunkan dari tipologi organisasi misalnya dengan membagi tipe organisasi dengan membuat tabulasi silang antara jenis kekuasaan dengan jenis keterlibatan individu di dalam organisasi.

Jenis kekuasaan dan keterlibatan individu dalam organisasi dibagi menjadi :
1. Organisasi Koersif
adalah organisasi di mana para anggota organisasi harus mematuhi apapun peraturan yang diberlakukan.
2. Organisasi Remuneratif/Utilitarian
adalah organisasi di mana para anggota diperlakukan secara adil dalam pekerjaan dan hasil sesuai dengan standart atau ketentuan yang yang disepakati bersama oleh anggota organisasi
3. Organisasi Normatif
adalah organisasi di mana para anggota organisasinya memberikan kontribusi tinggi pada komitmen karena menganggap organisasi adalah sama dengan tujuan diri mereka sendiri.

Kreativitas Individu dan Team
Kreativitas dengan inovasi itu berbeda. Kreativitas  merupakan pikiran untuk menciptakan sesuatu yang baru,  sedangkan  inovasi adalah  melakukan  sesuatu yang baru. Hubungan  keduanya  jelas. Inovasi merupakan aplikasi praktis dari kreativitas. Dengan  kata lain, kreativitas bisa merupakan variabel bebas, sedangkan inovasi adalah variabel tak bebas. Dalam praktek bisnis sehari-hari, ada perencanaan yang meliputi  strategi,  taktik, dan eksekusi. Dalam  pitching  konsultansi atau agency, sering terdengar keluhan bahwa secara konseptual apa yang  disodorkan agency bagus, tetapi strategi itu tak  berdampak pada  perusahaan  karena  mandek di  tingkat  eksekusi.  Mengapa? Sebab, strategi bisa ditentukan oleh seseorang, tetapi  eksekusinya  harus  melibatkan  banyak orang, mulai  dari  atasan  hingga bawahan. Di sinilah mulai ada gesekan antarkaryawan, beda persepsi hingga ke sikap penentangan.

Itu sebabnya, tak ada perusahaan yang mampu berinovasi  secara konsisten  tanpa  dukungan karyawan yang bisa  memenuhi  tuntutan persaingan. Hasil pengamatan kami menunjukkan, perusahaan-perusahaan  inovator sangat memperhatikan masalah  pelatihan  karyawan, pemberdayaan, dan juga sistem reward untuk meng-create daya pegas inovasi.  Benih-benih inovasi akan tumbuh baik  pada  perusahaan-perusahaan  yang selalu menstimulasi karyawan, dan  mendorong  ke arah ide-ide bagus. Melalui program pelatihan, sistem reward, dan komunikasi,  perusahaan terus berusaha untuk  mendemokratisasikan inovasi.


Referensi : 



Perubahan dan Pengembangan Organisasi







Pengertian Perubahan Dan Pengembangan Organisasi

Pengertian Perubahan Organisasi
Pengertian Perubahan Organisasi adalah suatu variasi dari cara-cara yang telah mapan,yang selama ini berlangsung dalam organisasi dan dipergunakan serta ditaati oleh anggota organisasi dalam melakukan aktivitasnya dan berbeda dari apa yang selama ini ada dan telah berlaku dalam organisasi.

Pengertian Pengembangan Organisasi adalah suatu pendekatan sistematik, terpadu dan terencana untuk meningkatkan efektivitas organisasi serta memecahkan masalah-masalah (seperti kutrangnya kerja sama/koperasi, desentralisasi yang berlebihan dan kurang cepatnya komunikasi dan sebagainya) yang merintangi efisiensi pengoperasian pada semua tingkatan.

Pengertian Pengembangan Organisasi
Pengembangan organisasi merupakan proses terencana untuk mengembangkan
kemampuan organisasi dalam kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berubah, sehingga dapat mencapai kinerja yang optimal yang dilaksanakan oleh seluruh anggota organisasi. Pengembangan Organisasi merupakan program yang berusaha meningkatkan efektivitas keorganisasian dengan mengintegrasikan keinginan individu akan pertumbuhan dan perkembangan dengan tujuan keorganisasian.

Langkah-Langkah Perubahan Organisasi

Langkah langkah dalam mewujudkan perubahan organisasi, Langkah tersebut terdiri dari :
  1. Mengadakan Pengkajian : Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap organisasi apapun tidak dapat menghindarkan diri dari pengaruh daripada berbagai perubahan yang terjadi di luar organisasi. Perubahan yang terjadi di luar organisasi itu mencakup berbagai bidang, antara lain politik, ekonomi, teknologi, hukum, sosial budaya dan sebagainya. Perubahan tersebut mempunyai dampak terhadap organisasi, baik dampak yang bersifat negatif maupun positif. Dampak bersifat negatif apabila perubahan itu menjadi hambatan bagi kelancaran, perkembangan dan kemajuan organisasi. Dampak bersifat positif apabila perubahan itu dapat memperlancar kegiatan, perkembangan dan kemajuan organisasi atau dalam bentuk kesempatan-kesempatan baru yang tidak tersedia sebelumnya.
  2. Mengadakan Identifikasi : Yang perlu diidentifikasi adalah dampak perubahan perubahan yang terjadi dalam organisasi. Setiap faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan organisasi harus diteliti secara cermat sehingga jelas permasalahannya dan dapat dipecahkan dengan tepat.
  3. Menetapkan Perubahan : Sebelum langkah-langkah perubahan diambil, pimpinan organisasi harus yakin terlebih dahulu bahwa perubahan memang harus dilakukan, baik dalam rangka meningkatkan kemampuan organisasi maupun dalam rangka mempertahankan eksistensi serta pengembangan dan pertumbuhan organisasi selanjutnya.
  4. Menentukan Strategi : Apabila pimpinan organisasi yakin bahwa perubahan benar-benar harus dilakukan maka pemimpin organisasi haru segera menyusun strategi untuk mewujudkannya.
  5. Melakukan Evaluasi : Untuk mengetahui apakah hasil dari perubahan itu bersifat positif atau negatif, perlu dilakukan penilaian. Apabila hasil perubahan sesuai dengan harapan berarti berpengaruh postif terhadap organisasi, dan apabila sebaliknya berarti negatif.
  6. Mengadakan perubahan struktur organisasi.
  7. Mengubah sikap dan perilaku pegawai.
  8. Mengubah tata aliran kerja.
  9. Mengubah peralatan kerja.
  10. Mengubah prosedur kerja.
  11. Mengadakan perubahan dalam hubungan kerja antar-personal.

Perencanaan Strategi Pengembangan Organisasi

Semua kegiatan perencanaan pada dasarnya melalui 4 tahapan berikut ini.

Tahap 1 : Menetapkan tujuan atau serangkaian tujuan
Perencanaan dimulai dengan keputusan-keputusan tentang keinginan atau kebutuhan organisasi atau kelompok kerja.Tanpa rumusan tujuan yang jelas, organisasi akan menggunakan sumber daya sumberdayanya secara tidak efektif.
Tahap 2 : merumuskan keadaan saat ini
Pemahaman akan posisi perusahaansekarang dari tujuan yang hendak di capai atau sumber daya-sumber daya yang tersediauntuk pencapaian tujuan adalah sangat penting, karena tujuan dan rencana menyangkutwaktu yang akan datang. Hanya setelah keadaan perusahaan saat ini dianalisa, rencanadapat dirumuskan untuk menggambarkan rencana kegiatan lebih lanjut. Tahap kedua inimemerlukan informasi-terutama keuangan dan data statistik yang didapat melaluikomunikasi dalam organisasi.

Tahap 3 : mengidentifikasi segala kemudahan dan hambatan
Segala kekuatan dankelemahan serta kemudahan dan hambatan perlu diidentifikasikan untuk mengukurkemampuan organisasi dalam mencapai tujuan. Oleh karena itu perlu diketahui faktor-faktor lingkungan intren dan ekstern yang dapat membantu organisasi mencapai tujuannya,atau yang mungkin menimbulkan masalah. Walau pun sulit dilakukan, antisipasi keadaan,masalah, dan kesempatan serta ancaman yang mungkin terjadi di waktu mendatang adalahbagian esensi dari proses perencanaan.

Tahap 4 : mengembangkan rencana atau serangkaian kegiatan untuk pencapaian tujuan. Tahap terakhir dalam proses perncanaan meliputi pengembangaan berbagai alternatif kegiatan untuk pencapaian tujuan, penilaian alternatif-alternatif tersebut danpemilihan alternatif terbaik (paling memuaskan) diantara berbagai alternatif yang ada.

Implikasi Manajerial

Pada bagian ini peneliti menyajian bergagai implikasi kebijakan yang dapat dihubungkan dengan temuan-temuan yang dihasilkan dalam penelitian ini. Implikasi manajerial memberikan kontribusi praksis bagi manajemen.


Sumber: